Pages

Friday, September 28, 2018

4 Bukti Suporter Indonesia Bisa Damai walau dengan Hal Sederhana

Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kemenpora menyebut kematian suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla di area parkir Stadion GBLA, Minggu (23/9/2018), sebagai tragedi nasional.

Kasus kematian suporter memang bukan yang pertama kali. Berdasarkan data Save Our Soccer, rivalitas Persija dan Persib Bandung sudah memakan korban enam orang.

Sebelum Haringga, seorang bobotoh, Ricko Andrean juga berpulang akibat menjadi korban pengeroyokan dan salah sasaran. Pada 27 Mei 2012, tiga bobotoh, Rangga Cipta Nugraha, Lazuardi, dan Dani Maulana, meninggal akibat dikeroyok suporter Persija.

Kasus tewasnya Haringga menyedot perhatian masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Ada dua faktor yang menjadi penyebab. Pertama, pengeroyokan direkam dan video menjadi viral di media sosial.

Pada era sekarang, peristiwa semacam itu langsung menjadi pembicaraan, tak hanya dari kalangan pencinta sepak bola. Itu sebabnya kasus tewasnya Haringga perlu mendapat perhatian.

Bukan soal dari kubu mana yang menjadi korban, tapi ini menjadi tamparan bagi semua pihak karena kasus seperti ini selalu berulang, bahkan setiap tahun.

Suporter klub Indonesia, sebenarnya menjadi kekuatan tersendiri bagi kompetisi. Euforia yang besar membuat mereka menjadi ladang bisnis bagi klub dan industri sepak bola.

Perdamaian menjadi harga mati agar sepak bola Indonesia tak terancam lagi. Baik itu The Jakmania, bobotoh, Bonek Mania, Aremania, dan kelompok suporter lainnya.

Suporter Indonesia punya banyak cerita, tentang usaha mereka melakukan perdamaian dengan suporter rival. 

Beberapa tahun lalu, ada beberapa perisitwa kecil yang bisa menjadi inspirasi, untuk memulai atau melanjutkan hubungan harmonis antarsuporter. Terkadang hal itu berawal dari hal receh alias sepele, tanpa ada instruksi dari petinggi suporter maupun aparat kepolisian.

Berikut Bola.com merangkum empat kisah perdamaian suporter Indonesia yang berawal dari hal sepele.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2xJOnF8

No comments:

Post a Comment