Pages

Wednesday, September 19, 2018

3 WNI Ini Sempat Tertahan Kepulangannya Usai Berhaji

Liputan6.com, Jakarta - Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang berangkat haji melalui jalur tak resmi sempat tertahan kepulangannya dari Arab Saudi. Mereka berhaji dengan menggunakan visa kunjungan, visa umrah, dan visa kerja.

Salah satunya yang berasal dari biro travel EG mengaku telah menyetor dana Rp 130 juta untuk berhaji dengan jalur tak resmi itu.

Dia berangkat haji dari Jawa Tengah ke Arab Saudi menggunakan pesawat dan turun di Bandara Internasional King Khaled Riyadh.

Ia yang tak mau disebutkan namanya oleh Tim Perlindungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) itu kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Jeddah.

Orang tersebut mengaku sama sekali tidak tahu diberangkatkan dengan visa ziarah pribadi (ziarah syakhsiyah) dengan penjamin warga negara Saudi atas nama Sirin Binti Fauzi Mohammad Abu Zaid.

Selain orang itu, ada pula seseorang berinisial FDW. Bersama rombongan dari Biro Travel MBN, FDW berangkat dari Jakarta dengan rute penerbangan Jakarta-Singapura-Colombo-Riyadh-Jeddah.

Pria asal Palembang ini mengaku menyetor uang Rp 150 juta kepada biro travel untuk berangkat haji dengan janji paket haji ONH Plus dengan jadwal kepulangan rombongan yang berbeda-beda.

Saat hendak pulang pada 7 September 2018, FDW tertahan di bagian Imigrasi Bandara King Abdul Aziz, Jeddah karena masuk ke Arab Saudi menggunakan visa amal (kerja) dengan profesi sebagai tukang cat bangunan.

FWD mengaku sama sekali tidak memahami arti visa ziarah yang tertulis dalam huruf Arab. Rekan jemaah lainnya dalam satu rombongan telah meninggalkan Arab Saudi karena diberangkatkan dengan visa ziarah (kunjungan).

Sementara, FWD diberangkatkan dengan visa amal (kerja) yang wajib berbekal visa final exit bila hendak meninggalkan Arab Saudi. Visa tersebut harus diurus penjamin, yaitu Perusahaan Basyayir Mahla Al Harbi.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci

Nur Hayati selalu memastikan kenyamanan jemaah haji saat beribadah.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2D7PhjX

No comments:

Post a Comment