:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2374839/original/081333200_1538679407-2-6.jpg)
Prototipe 3 Series G20, lulus ujian berat sejauh puluhan ribu kilometer sepanjang masa pengetesan. Pihak pabrikan mengatakan, tes mencakup berbagai kondisi jalan di sejumlah negara. Seperti cuaca panas di Death Valley, Nevada, uji udara dingin di Arjeplog, Swedia, dan juga pengetesan secara grup di Miramas, Prancis Selatan. Lalu fase terakhir diterjunkan ke sirkuit Nurbugring di Jerman dan proving ground BMW di Aschheim.
Sirkuit legendaris Nordshcleife dilibatkan untuk meracik ramuan suspensi paling pas. Sudah bukan rahasia lagi, trek sepanjang lebih dari 20 km ini dijadikan pusat pengembangan banyak pabrikan, terutama untuk mengetes mobil sport hingga supercar. Tampak sekali BMW ingin mengubah karakter suspensi F30 yang dicibir karena terlalu lembut, dan mengembalikan kodratnya sebagai sedan yang menyenangkan dikendarai sendiri.
Mesin Bensin 4-silinder 2,0 Liter Paling Bertenaga
Tren engine downsizing beberapa tahun belakang, banyak menyunat kapasitas mesin mobil menjadi kecil. Tapi tidak soal tenaga dan torsi. Komputerisasi dan bantuan turbo mampu mencipta tenaga setara mesin lebih besar. Nah, BMW pun begitu dan sudah dimulai sejak model generasi sebelumnya.
Dalam varian BMW 330i, mengandalkan mesin 4-silinder 2,0 liter diklaim paling bertenaga yang pernah BMW buat. Jangan terkecoh dengan penamaannya, karena bukan menggunakan mesin kapasitas 3,0 liter 6-silinder. Cukup dengan 2,0-liter tenaga tercipta sebesar 248 Tk dengan torsi 350 Nm. Lebih menarik lagi, BMW mengkonfirmasi peningkatan konsumsi bahan bakar mencapai 5%.
Sumber: Oto.com
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2O5L7hI
No comments:
Post a Comment