:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2333840/original/067522200_1534590179-koalisi_jokowi-GBK.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik mempertanyakan kemungkinan adanya keterlibatan pihak Istana dalam pemberitaan soal konspirasi pada kasus Bank Century yang menyeret nama Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal itu dilontarkan Rachland melalui media sosial sembari menunjukkan foto Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko bersama bersama co-Founder media asing Hong Kong, Asia Sentinel, Lin Neumann.
Terkait itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, foto tidak bisa menggambarkan sesuatu. Apalagi disebut sebagai afiliasi politik.
"Kalau soal foto, kita suka foto-foto semuanya, enggak bisa dibatasi mau foto sama si A sama si B, itu trend baru. Sehingga foto bersama tidak menjadi bagian dari sebuah afiliasi terhadap sebuah agenda politik, kepentingan politik," ucap Hasto di Jakarta, Selasa (18/9/2018).
Dia menuturkan, dalam foto yang diunggah Rachland, jelas foto itu memperlihatkan orang bersama-sama. Itu hal yang lumrah dewasa ini.
"Setiap orang bertemu dengan pejabat itu selalu mengambil foto-foto di setiap event kita lihat," ujar Hasto.
Dia menegaskan, tak perlu masalah foto yang diunggah Rachland tersebut dikomentari berlebihan. Dirinya pun sedikit mengeluarkan nada candaan.
"Jadi kita enggak mengomentarilah si A foto dengan siapa, kecuali foto syur baru kita komentar," pungkas Hasto.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Dituding melakukan praktik cuci uang di Bank Century, Partai Demokrat melaporkan media asing yakni Asian Sentinel yang memuat berita tersebut, ke Dewan Pers Indonesia, Senin siang tadi.
No comments:
Post a Comment